Mangrove Jaga Ekosistem Laut

padek.co – Sebanyak  25 ribu pohon mangrove ditanam di Kawasan Muara Amping Parak Kecamatan Sutera, Pesisir Selatan (Pessel).

Penanaman itu dilakukan oleh Laskar Pemuda Peduli Lingkungan Amping Parak dibantu oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0311 Pesisir Selatan dengan menerjunkan 100 personil Selasa (27/10) kemarin.

Pohon Magrove ini ditanam dengan harapan  kelak akan meningkatkan pendapatan masyarakat yang menggantungkan hidup dari menangkap ikan di muara.

Komandan Distrik Militer 0311 Pessel Letkol Infantri Joko Maryanto menyebutkan, TNI mendukung penuh kegiatan penghijauan di kawasan pantai dan muara. Untuk mendukung kegiatan Kodim 0311 juga menggelar operasi militer non perang yang melibatkan masyarakat.

“Pohon mangrove ini nantinya akan berdampak langsung kepada ekosistem muara dan pantai. Selain untuk menahan abrasi, maka berbagai jenis ikan akan berkembang dan tentu akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutam nelayan,” katanya.

Menurutnya penanaman pohon magrove ini mengundang siswa SLTA di Sutera sebagai media pendidikan bagi para siswa agar mereka memahami pentingnya tanaman mangrove ditanam dibibir pantai sebagai kelestartian habitat laut.

Di mana sebelumnya aksi serupa dilakukan dengan penanaman cemara laut yang ditanam pada lahan 1,7 hektare itu berjumlah 2.500 batang. Program penghijauan pantai tersebut bersumber dari APBN 2015. Untuk Amping Parak dapat 27.500 bibit vegetasi pantai yang terdiri dari cemara laut dan mangrove.

“Kami meminta seluruh warga ikut menjaga tanaman ini. Banyak manfaat yang akan diperoleh oleh masyarakat di sini sekiranya tanaman ini tumbuh dan terpelihara. Misalnya kawasan ini akan jadi indah dan juga akan membuat ikan senang berkembang biak,” katanya.

Wali Nagari Amping Parak Bustami menyebutkan, sebelumnya Pemuda Ampiang Parak, Kecamatan Sutera telah pula melakukan penghijauan dan perawatan pantai dengan swadaya.

Pantai sepanjang 1,7 kilo meter yang berada di kawasan Pasar Amping Parak selain sudah mulai berangsur hijau rencananya juga dipersiapkan sebagai lokasi konservasi penyu.

“Hingga saat ini, program penghijauan pantai dapat terlaksana dengan baik. Dan mudah-mudahan program tahun ini dapat terlaksana dengan baik.Kedepannya  program ini akan lebih ditingkatkan,” ujarnya

Sementara itu Ketua Laskar Pemuda Peduli Lingkungan Hadriman mengungkapkan aksi yang dilakukan oleh kelompoknya itu didasari dengan melihat kondisi lingkungan pantai yang sebelumnya tidak ada pohon pelindung, maka dilakukan sebuah upaya dan aksi lingkungan dengan melakukan perbaikan lingkungan pantai dengan menggelar gotong royong secara berkala.

Di mana LPPLtelah melakukan penghijauan pantai dengan menanam pohon ketapang dan tanaman lainnya di kawasan pantai. Kegiatan ini murni dilakukan untuk menyelamatkan lingkungan pantai di Amping Parak.

Selain itu penanaman, LPPL juga melakukan aksi pembersihan kawasan pantai dan muara dengan peralatan sederhana berupa rakit (getek) yang digerakkan dengan dayung secara berkala. (*)

Berita Sebelumnya